JENJANG S1 (Sistem KBK PBL)

Pengertian Dasar KBK PBL

Sejak tahun ajaran 2008/2009 Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta mulai menerapkan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) dengan metoda pendekatan Problem Based Learning (PBL).

Kompetensi yang dimaksud adalah kompetensi yang telah ditetapkan oleh Konsil Kedokteran Indonesia. Sedangkan pendekatan problem based learning yang digunakan adalah utamanya dengan tutorial tujuh langkah (seven jump) dengan menggunakan skenario sebagai pemicu pembelajaran. Strategi pembelajaran lain tetap digunakan secara proporsional.

Penyelenggaraan Pendidikan Sistem KBK PBL

Macam-macam aktivitas pembelajaran pada kurikulum berbasis kompetensi dengan pendekatan Problem based learning adalah sebagai berikut :

Tutorial

  1. Adalah satu kelompok diskusi kecil terstruktur dan terbimbing oleh tutor, sebagai satu strategi pembelajaran yang menerapkan prinsip-prinsip SPICES (Student centred, Problem based, Integrated, Early clinical exposure dan Systematic)
  2. Beban 1 SKS tutorial sama dengan 100 menit diskusi terbimbing dan terevaluasi oleh tutor diikuti 2 jam belajar mandiri dan 50 menit pembuatan laporan per minggu 14 kali per semester

Konsultasi Pakar

Adalah bagian dari langkah 6 seven jump tutorial, dimana salah satu sumber informasi yang dicari mahasiswa lewat konsultasi bersama pakar yang relevan dengan skenario.

Kuliah pleno

  1. Dari beberapa rangkaian tutorial yang sudah berlangsung, tutor dan koordinator blok akan bisa melihat, topik-topik tertentu yang krusial tetapi belum dikuasai oleh sebagian besar mahasiswa. Karena itu perlu ada kuliah pleno, dimana akan dihadirkan pakar/pengampu mata kuliah yang relevan secara bersama-sama.
  2. Beban 1 SKS kuliah pleno sama dengan 50 menit tatap muka per minggu, 14 kali dalam satu semester.

Kuliah Blok

  1. Adalah kuliah yang ada dalam blok yang sedang berjalan, dimana tujuan pembelajaran penguasaan materi pokok bahasan yang diberikan, dipertimbangkan tidak dapat dicapai oleh mahasiswa lewat tutorial.
  2. Beban 1 SKS kuliah blok sama dengan 50 menit tatap muka per minggu, 14 kali per semester

Praktikum laboratorium

  1. Yang dimaksud praktikum laboratorium adalah proses pembelajaran dalam bentuk praktikum, untuk lebih memperkuat penguasaan kompetensi (kognitif, afektif dan psikomotor) topik-topik pokok bahasan yang relevan dengan blok.
  2. Beban 1 SKS praktikum laboratorium sama dengan 150 menit tatap muka, 12 kali setiap satu semester

Praktikum Laboratorium Keterampilan Klinis

  1. Adalah salah satu strategi pembelajaran untuk mencapai kompetensi keterampilan klinis yang wajib dikuasai oleh seorang dokter
  2. Beban 1 SKS praktikum keterampilan klinis sama dengan 150 menit latihan terbimbing, 150 menit latihan mandiri dan 150 menit demonstrasi di depan instruktur selama responsi untuk 4 keterampilan dalam satu semester

Workshop

  1. Adalah salah satu strategi pembelajaran untuk memberikan kemampuan pada mahasiswa untuk dapat menghasilkan karya ilmiah mahasiswa dalam bentuk skripsi, proposal penelitian dan produk-produk ilmiah lain yang dihasilkan oleh mahasiswa
  2. Beban SKS bagi mahasiswa dengan strategi pembelajaran seperti di atas sama dengan 2 SKS

 

Strategi Pembelajaran Setiap Semester

Evaluasi Keberhasilan Studi

Penelitian atau Skripsi Mahasiswa Fakultas Kedokteran UMS