Magetan, 26 Februari 2026 — Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (FK UMS) melaksanakan kegiatan Droping Dokter Muda (DM) Periode 41 yang dirangkaikan dengan Supervisi Komite Koordinasi Pendidikan (Komkordik) di RS Magetan pada hari Kamis, 26 Februari 2026.
Kegiatan ini dihadiri oleh tim dari FK UMS bersama dengan perwakilan dari RSUD Dr. Harjono S. Ponorogo sebagai Rumah Sakit Pendidikan Utama, yang turut berperan dalam memastikan kualitas pelaksanaan pendidikan profesi dokter di jejaring rumah sakit pendidikan.
Droping DM merupakan proses penempatan mahasiswa profesi dokter ke wahana pendidikan klinik, yang bertujuan untuk memberikan pengalaman klinis secara langsung sesuai dengan capaian pembelajaran dan Standar Kompetensi Dokter Indonesia (SKDI). Sementara itu, kegiatan supervisi Komkordik dilakukan sebagai bagian dari mekanisme penjaminan mutu untuk memastikan bahwa proses pendidikan klinik berjalan sesuai standar.
Dalam kegiatan ini, dilakukan koordinasi antara FK UMS, RS Magetan sebagai rumah sakit jejaring, dan RSUD Dr. Harjono S. Ponorogo sebagai rumah sakit pendidikan utama terkait kesiapan wahana pendidikan, ketersediaan pembimbing klinik, fasilitas pendukung, serta implementasi kurikulum berbasis kompetensi. Selain itu, supervisi juga mencakup evaluasi terhadap sistem pembimbingan, metode penilaian, serta dokumentasi kegiatan pendidikan klinik.
Kehadiran RSUD Dr. Harjono S. Ponorogo sebagai rumah sakit pendidikan utama memperkuat fungsi pembinaan dan pengawasan terhadap rumah sakit jejaring, sehingga tercipta standar pendidikan klinik yang terintegrasi, berkesinambungan, dan berkualitas.
Melalui kegiatan ini, FK UMS menegaskan komitmennya dalam menjaga mutu pendidikan profesi dokter serta memperkuat kolaborasi antara institusi pendidikan dan rumah sakit pendidikan dalam menghasilkan lulusan dokter yang kompeten, profesional, dan siap memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas.

