Kedokteran

Research Forum FK UMS 2026 Perkuat Arah Riset dan Kolaborasi Ilmiah

ditulis pada
01 Mei 2026

Surakarta – Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (FK UMS) menggelar kegiatan bertajuk “Research Forum 2026” sebagai upaya memperkuat arah riset dan menyusun roadmap pusat studi, Rabu (29/4/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Ahmad Dahlan, lantai 2 Fakultas Kedokteran UMS ini menjadi forum strategis untuk mendorong riset yang terintegrasi dan berdampak bagi masyarakat.

Forum diisi dengan pemaparan roadmap Pusat Studi Kedokteran Keluarga serta presentasi dari sejumlah kelompok riset, meliputi penyakit tropis, epidemiologi kanker, geriatri, dan perilaku kesehatan. Selain itu, peserta juga mengikuti diskusi tindak lanjut guna memperkuat kolaborasi riset lintas bidang.

Kepala Pusat Studi Kedokteran Keluarga UMS, Dr. dr. Yusuf Alam Romadhon, Sp.KKLP, M.Kes., menegaskan pentingnya arah riset yang jelas dan berkelanjutan dalam mendukung pengembangan institusi.

“Melalui forum ini, kami ingin memastikan bahwa riset yang dikembangkan tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi terarah, terintegrasi, dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya saat diwawancarai, Jumat (1/5/2026).

Kegiatan berlangsung secara terstruktur, dimulai dari pembukaan, sambutan pimpinan, sesi pemaparan dan penyegaran roadmap, hingga diskusi strategis. Salah satu fokus dalam forum ini ialah inisiasi penyusunan narrative review sebagai luaran ilmiah dengan mengacu pada standar SANRA.

Roadmap yang disusun dalam forum ini mencerminkan komitmen FK UMS dalam mengembangkan riset yang berkelanjutan. “Setiap pusat studi dan kelompok riset diarahkan untuk memiliki fokus yang jelas sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan bidang lain,” imbuh Yusuf.

Selain memperkuat arah riset, forum pun menjadi ruang untuk membangun budaya publikasi ilmiah di lingkungan fakultas. Kolaborasi antarpeneliti dinilai penting agar hasil riset tidak hanya berhenti pada tataran akademik, tetapi juga dapat diimplementasikan dalam pelayanan kesehatan masyarakat.

“Penguatan riset selaras dengan pendekatan kedokteran keluarga yang menekankan aspek komprehensif dalam pelayanan kesehatan,” kata dia. Riset yang dikembangkan diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara menyeluruh, mulai dari aspek promotif, preventif, hingga kuratif.

Melalui Research Forum 2026, FK UMS menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan pendidikan dan riset kedokteran yang unggul, kolaboratif, dan berdaya saing global. (GE)

Artikel Terkait

Gagas Biomarker Osteoporosis, Mahasiswa FK UMS Raih Juara Lomba Esai Ilmiah Nasional

Surakarta – Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (FK UMS) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Tim yang beranggotakan Zahirah Mentari Supriyono dan Rahma Cloudita Puspita Dewi berhasil meraih Juara II pada Lomba Esai Ilmiah MAJESTYNAS. Kompetisi yang diselenggarakan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Jakarta. Dalam kompetisi tersebut, keduanya mengangkat karya ilmiah berjudul “Proposed Mechanism: Potensi […]

FGD FK UMS dan Syukuran Akreditasi Internasional FK UMS

Surakarta – Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (FK UMS) menggelar acara Focus Group Discussion (FGD) dan tasyakuran pada Jumat (26/6/2026) di lingkungan kampus UMS. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk syukur atas dua pencapaian monumental yang baru saja diraih oleh institusi. Prestasi pertama adalah keberhasilan FK UMS meraih akreditasi internasional dari Indonesian Accreditation Agency for Higher […]

Perkuat Literature Review, FK UMS dan FK UMMat Manfaatkan Rayyan AI

Surakarta – Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (FK UMS) bersama Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Mataram (FK UMMat) menyelenggarakan pelatihan Praktik Rayyan AI untuk Literature Review secara daring, Jumat (26/6/2026). Kegiatan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi dosen dalam memanfaatkan akal imitasi (AI) untuk mendukung penyusunan kajian pustaka yang lebih efektif, sistematis, dan berbasis bukti. Pelatihan […]