Surakarta – Medical Education Unit (MEU) Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (FK UMS) menyelenggarakan kegiatan pemaparan dan pelaksanaan item analysis guna memperkuat kualitas evaluasi pembelajaran, Selasa (5/5/2026). Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting ini diikuti oleh koordinator blok, panitia, dan tenaga kependidikan FK UMS.
Kegiatan dihadiri sebanyak 37 peserta, termasuk panitia serta pembicara. Program ini menjadi bagian dari upaya FK UMS dalam meningkatkan mutu soal ujian blok, khususnya soal pilihan ganda atau multiple choice question (MCQ).
Ketua Medical Education Unit FK UMS, Dr. dr. Burhannudin Icshan, M.Med.Ed., M.Kes., M.K.M., mengatakan kegiatan ini bertujuan membantu penyusunan soal yang lebih berkualitas dan mampu mengukur kompetensi mahasiswa secara tepat.

“Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kualitas soal MCQ agar evaluasi pembelajaran menjadi lebih baik dan terstandar,” ujar Burhannudin secara daring, Rabu (6/5/2026).
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai analisis kualitas soal, mulai dari tingkat kesulitan, daya pembeda, hingga efektivitas pilihan jawaban. Analisis tersebut dinilai penting untuk memastikan soal ujian tidak hanya mengukur hafalan, tetapi juga kemampuan berpikir kritis mahasiswa.
Selain pemaparan materi, peserta juga diajak memahami pelaksanaan item analysis sebagai bagian dari evaluasi berkelanjutan terhadap sistem pembelajaran. Melalui metode ini, kualitas soal dapat ditinjau secara objektif sehingga perbaikan dapat dilakukan secara berkala.
Burhannudin berharap kegiatan ini mampu menghasilkan sistem evaluasi yang lebih baik dari waktu ke waktu.
“Output yang ingin dicapai adalah kualitas soal yang semakin baik dari waktu ke waktu sehingga dapat mendukung proses pembelajaran mahasiswa secara optimal,” katanya.
Koordinator blok menjadi salah satu pihak yang terlibat aktif dalam kegiatan ini karena memiliki peran penting dalam penyusunan dan evaluasi soal ujian. Dengan adanya penguatan kapasitas melalui item analysis, FK UMS berharap proses evaluasi pembelajaran menjadi lebih akurat dan relevan dengan kompetensi yang harus dicapai mahasiswa kedokteran. (GE)