Surakarta – Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (FK UMS), dr. Supanji Raharja, Sp.OG., Subsp.Obginsos., MARS., meraih Juara 3 Presentasi Oral dalam Pertemuan Ilmiah Tahunan Himpunan Obstetri dan Ginekologi Sosial Indonesia (HOGSI) 2026. Kegiatan ini berlangsung pada 8-13 Mei 2026 di Royal Ambarrukmo Hotel, Yogyakarta.
Prestasi tersebut diraih Supanji melalui karya ilmiah berjudul “Prevalence of Postpartum Hemorrhage and Associated Obstetric and Socio-Demographic Risk Factors in Indonesia: A Systematic Review and Meta-Analysis”. Penelitiannya mengkaji prevalensi perdarahan pascapersalinan di Indonesia beserta berbagai faktor risiko obstetri dan sosial demografi yang berkontribusi terhadap kejadian tersebut.
Supanji menjelaskan penelitiannya dilatarbelakangi oleh tingginya angka kematian ibu yang masih menjadi tantangan kesehatan di Indonesia. Menurutnya, perdarahan pascapersalinan merupakan salah satu penyebab utama kematian ibu yang memerlukan perhatian serius dari berbagai pihak.
“Melalui penelitian ini, kami ingin memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai prevalensi perdarahan pascapersalinan di Indonesia serta faktor-faktor risiko yang berhubungan dengannya,” ucapnya saat diwawancarai pada Jumat (15/5/2026).

Dirinya berharap penelitian tersebut dapat menjadi dasar dalam penyusunan strategi pencegahan dan penanganan yang lebih efektif.
Dosen FK UMS itu mengungkapkan, penelitian dilakukan menggunakan metode systematic review dan meta-analysis untuk mengumpulkan serta menganalisis berbagai hasil penelitian yang telah dilakukan sebelumnya. Pendekatan ini memungkinkan diperolehnya bukti ilmiah yang lebih kuat dalam memahami faktor-faktor yang memengaruhi kejadian perdarahan pascapersalinan.
Supanji berujar penghargaan yang diraihnya tak hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga motivasi untuk terus mengembangkan penelitian yang berdampak bagi masyarakat.
“Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menghasilkan penelitian berbasis bukti yang dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan ibu di Indonesia,” katanya.
Prestasi tersebut sekaligus menunjukkan kontribusi FK UMS dalam pengembangan ilmu kedokteran, khususnya di bidang kesehatan ibu dan anak. Melalui penelitian yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat, FK UMS terus mendorong lahirnya inovasi dan temuan ilmiah yang dapat mendukung upaya penurunan angka kematian ibu serta peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia. (GE)