Surakarta – Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (FK UMS) menggelar Workshop Penulisan Proposal Penelitian Hibah Eksternal pada Rabu (3/6/2026) di Ruang A.R. Fachruddin Lantai 3, FK UMS. Kegiatan diikuti oleh sekitar 45 dosen tetap FK UMS sebagai upaya memperkuat budaya riset, sekaligus meningkatkan jumlah proposal penelitian yang mampu memperoleh pendanaan kompetitif dari berbagai lembaga eksternal.
Pelatihan menghadirkan dua narasumber kompeten, yakni Kepala Subdirektorat Riset dan Sentra Kekayaan Intelektual UMS, Prof. Ambarwati, M.Si., serta Prof. Dr. Muzakar Isa, S.E., M.Si., CSBA., CIPE. Sementara kegiatan dimoderatori oleh Dr. Riandini Aisyah, S.Si., M.Sc.

Pada sesi pertama, Ambarwati memberikan materi mengenai strategi memperoleh pendanaan riset eksternal. Peserta mendapatkan pembekalan terkait pemilihan skema hibah yang sesuai, penyusunan roadmap penelitian, penulisan state of the art dan novelty, hingga penyusunan metode penelitian dan anggaran berbasis luaran.
Sementara itu, Muzakar Isa menekankan pentingnya keselarasan proposal penelitian dengan roadmap fakultas dan program studi, serta keterkaitannya dengan agenda pembangunan nasional dan global seperti Sustainable Development Goals (SDGs), Rencana Induk Riset Nasional (RIRN), dan Asta Cita.
Moderator kegiatan, Riandini Aisyah, menjelaskan pelatihan ini dirancang untuk memberikan pendampingan strategis kepada para dosen dalam menyusun proposal penelitian yang lebih kompetitif.
“Tujuan pelatihan ialah memberikan pendampingan strategi penulisan proposal riset agar lebih siap dan memiliki peluang lebih besar untuk lolos pendanaan hibah eksternal,” ujarnya usai acara.
Menurut Riandini, antusiasme peserta terlihat dari aktifnya diskusi yang berlangsung selama kegiatan. Salah satu topik yang paling banyak ditanyakan oleh peserta berkaitan dengan arah roadmap penelitian dosen, baik yang bersifat individual maupun yang terintegrasi dengan roadmap kelembagaan.
“Pertanyaan yang paling banyak muncul adalah mengenai arah roadmap penelitian dosen, apakah lebih baik dikembangkan secara individu atau harus mengikuti roadmap fakultas dan program studi. Hal ini menunjukkan kesadaran dosen untuk memastikan riset yang dilakukan memiliki arah yang jelas dan berkelanjutan,” jelas dosen yang akrab disapa Andin itu.
Melalui pelatihan ini, FK UMS berharap kualitas proposal penelitian dosen terus meningkat sehingga mampu memperoleh lebih banyak pendanaan hibah eksternal. Kegiatan juga diharapkan dapat mendorong peningkatan publikasi ilmiah bereputasi, inovasi penelitian, serta luaran berupa hak kekayaan intelektual yang memberikan dampak nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan kesehatan masyarakat. (GE)