Surakarta – Delegasi Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menorehkan prestasi pada Workshop Diseksi Cadaver 2.0 yang diselenggarakan Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Semarang (FK UNNES) pada 29-30 Juli 2026. Dua perwakilan FK UMS berhasil membawa pulang penghargaan berkat kompetensi dan penguasaan ilmu anatomi yang ditunjukkan selama kegiatan.
Pada ajang tersebut, dosen FK UMS, dr. Pantes Irsa Mahendriyansa Putra, M.Biomed., meraih nominasi sebagai peserta terbaik pada Workshop Diseksi Bidang Thorax-Abdomen. Sementara itu, Anang Satria, laboran Anatomi FK UMS, memperoleh penghargaan sebagai kandidat peserta dengan nilai pretest terbaik.

Workshop Diseksi Cadaver 2.0 diikuti oleh dosen, tenaga kependidikan, dan praktisi dari berbagai institusi pendidikan kedokteran di Indonesia. Selama dua hari, peserta mendapatkan pembaruan pengetahuan anatomi klinis sekaligus pelatihan keterampilan diseksi kadaver sebagai upaya meningkatkan mutu pembelajaran anatomi di fakultas kedokteran.
Pantes Irsa Mahendriyansa Putra mengaku bersyukur atas apresiasi yang diterimanya. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan hasil dari proses belajar yang berkelanjutan sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kompetensi.
“Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi penyemangat bagi saya untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan, khususnya di bidang anatomi dan diseksi kadaver. Kesempatan untuk memperbarui pengetahuan sekaligus berdiskusi dengan para peserta dari berbagai institusi juga,” ujarnya saat diwawancarai, Senin (3/8/2026).
Pantes menjelaskan, penguasaan anatomi yang baik menjadi fondasi penting dalam pendidikan kedokteran karena berkaitan langsung dengan pemahaman struktur tubuh manusia serta berbagai tindakan klinis.

“Melalui workshop ini kami tidak hanya belajar teknik diseksi, tetapi juga memperkuat pemahaman anatomi yang aplikatif dalam praktik klinis. Harapannya, pengalaman ini dapat kami implementasikan dalam proses pembelajaran di FK UMS sehingga mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang semakin berkualitas,” katanya.
Prestasi tersebut menjadi bukti komitmen sivitas akademika FK UMS untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai kegiatan pengembangan kompetensi. Partisipasi aktif dosen maupun tenaga kependidikan dalam forum ilmiah diharapkan mampu memperkuat kualitas pembelajaran anatomi sekaligus mendukung peningkatan kompetensi klinis mahasiswa. (GE)