Surakarta – Program Studi Profesi Dokter Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melaksanakan Audit Mutu Internal (AMI) Akhir Tahun Akademik 2025/2026 di Ruang A.R. Fachruddin FK UMS, Rabu (12/8/2026). Kegiatan menjadi bagian dari komitmen program studi dalam memastikan seluruh proses pendidikan profesi dokter berjalan sesuai standar sekaligus mendorong perbaikan berkelanjutan.
Audit melibatkan tim auditor, yakni Pramudya Kurnia, STP., M.Agr. dan Eko Sudarmanto, S.Pd., M.Or., bersama jajaran pengelola Program Studi Profesi Dokter FK UMS. Proses audit dilakukan melalui klarifikasi dokumen, diskusi, serta konfirmasi terhadap berbagai indikator mutu yang diterapkan dalam penyelenggaraan pendidikan.
Ketua Program Studi Profesi Dokter FK UMS, dr. Iin Novita Nurhidayati Mahmuda, Sp.PD., Subsp.PTI, M.Sc., FINASIM., menjelaskan Audit Mutu Internal bukan sekadar agenda evaluasi rutin, melainkan instrumen penting untuk menjaga kualitas pendidikan profesi dokter agar terus berkembang sesuai tuntutan zaman.
“Kami tidak hanya melihat kelengkapan dokumen, tetapi juga memastikan implementasi setiap standar mutu benar-benar berjalan dalam proses pendidikan klinik sehari-hari,” ujarnya, Sabtu (15/8/2026).
Menurut Iin, audit juga menjadi ruang refleksi bagi program studi untuk mengidentifikasi berbagai praktik baik yang telah dijalankan sekaligus menemukan aspek yang masih perlu diperbaiki. Hasil evaluasi tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam menyusun langkah tindak lanjut demi meningkatkan kualitas pendidikan.
Ia menambahkan, aspek yang dievaluasi meliputi pengelolaan pendidikan klinik, proses pembelajaran, sistem penilaian mahasiswa, pengelolaan sumber daya, hingga berbagai komponen pendukung lainnya yang berkaitan dengan penyelenggaraan Program Profesi Dokter.
“Hasil audit akan kami gunakan sebagai dasar untuk melakukan continuous quality improvement. Dengan budaya mutu yang terus kami bangun, kami berharap setiap proses pendidikan dapat berjalan semakin efektif, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan mahasiswa maupun perkembangan dunia kesehatan,” kata Iin.
Peningkatan mutu pun tak berhenti setelah proses audit selesai. Seluruh rekomendasi dari auditor akan ditindaklanjuti secara bertahap agar mampu memberikan dampak nyata terhadap kualitas lulusan. (GE)