Kedokteran

FK UMS Gelar Audit Mutu Internal Program Profesi Dokter: Evaluasi Kualitas Kepaniteraan Klinik

ditulis pada
08 Februari 2025

Surakarta, 6 Februari 2026 – Dalam rangka menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan, Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (FK UMS) melaksanakan Audit Mutu Internal (AMI) untuk Program Studi Profesi Dokter. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 6 Februari 2026 ini merupakan bagian dari komitmen FK UMS dalam menerapkan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) secara konsisten dan berkelanjutan .
AMI kali ini difokuskan pada evaluasi pelaksanaan kepaniteraan klinik (koas) di berbagai rumah sakit jejaring pendidikan kedokteran FK UMS. Sebagai institusi yang terus berupaya mencetak lulusan dokter klinis yang profesional dan berkompeten , FK UMS memandang penting untuk memastikan bahwa seluruh proses pendidikan klinik di wahana pendidikan mitra telah berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan.
Kepaniteraan klinik merupakan tahap krusial dalam pendidikan profesi dokter, di mana mahasiswa menjalani rotasi stase di berbagai rumah sakit dan puskesmas untuk memperoleh pengalaman praktik klinis langsung di bawah bimbingan dosen pendidik klinis . Jejaring rumah sakit pendidikan mitra FK UMS sendiri cukup luas, meliputi RSUD dr. Harjono Ponorogo, RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo, RSUD Karanganyar, RSUD dr. Sayidiman Magetan, RSUP Solo, RS Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso Solo, serta RS PKU Muhammadiyah Solo .
Audit mutu ini menilai berbagai aspek penyelenggaraan kepaniteraan klinik, mulai dari kesiapan sarana prasarana, kualitas bimbingan klinis, kepatuhan terhadap tata tertib dan prosedur operasional standar (SOP) profesi, hingga pencapaian kompetensi mahasiswa selama menjalani rotasi . Proses audit mengacu pada standar mutu yang telah ditetapkan dalam dokumen kebijakan mutu dan manual mutu FK UMS . Hasil dari audit mutu internal ini diharapkan dapat menjadi umpan balik dan landasan untuk melakukan perbaikan berkelanjutan (continuous quality improvement) demi terwujudnya lulusan dokter yang tidak hanya kompeten, tetapi juga islami dan profesional .
Lebih lanjut, FK UMS secara berkala juga menggelar rapat Komite Koordinasi Pendidikan (KOMKORDIK) bersama rumah sakit pendidikan mitra sebagai wadah koordinasi dan evaluasi capaian, manajemen koas, hingga isu-isu kesehatan terkini . Dengan sinergi yang kuat antara fakultas dan rumah sakit jejaring, FK UMS berkomitmen untuk terus mengembangkan dan meningkatkan pelayanan kesehatan melalui pendidikan kedokteran yang bermutu

Artikel Terkait

Inovasi GROWELL Mengantarkan Mahasiswi FK UMS ke Ajang Inovasi Internasional di Jepang

Keingintahuan membawa seseorang ke tempat-tempat yang tak pernah diduga. Bagi Aswa Arsa Kumala, mahasiswi Program Studi Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (FK UMS), rasa penasaran itu justru bermula dari dua boneka kecil di sebuah stan pameran teknologi kesehatan di Thailand. Awal 2026, Asa, sapaan akrabnya, mengikuti Bangkok International Intellectual Property, Invention, Innovation and […]

FK UMS Raih Akreditasi Internasional IAAHEH, Terakreditasi Penuh hingga 2034

Surakarta – Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (FK UMS) berhasil meraih akreditasi internasional dari Indonesian Accreditation Agency for Higher Education in Health-International (IAAHEH-INT) dengan status Fully Accredited selama delapan tahun hingga 22 Mei 2034. Capaian tersebut menjadi tonggak penting dalam perjalanan FK UMS menuju institusi pendidikan kedokteran berstandar global. Program Studi Sarjana Kedokteran dan Profesi […]

FK UMS Gelar Pelatihan Penulisan Proposal Hibah, Dorong Dosen Tingkatkan Daya Saing Riset

Surakarta – Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (FK UMS) menggelar Workshop Penulisan Proposal Penelitian Hibah Eksternal pada Rabu (3/6/2026) di Ruang A.R. Fachruddin Lantai 3, FK UMS. Kegiatan diikuti oleh sekitar 45 dosen tetap FK UMS sebagai upaya memperkuat budaya riset, sekaligus meningkatkan jumlah proposal penelitian yang mampu memperoleh pendanaan kompetitif dari berbagai lembaga eksternal. […]