Surakarta – Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Research Forum Pusat Studi Kedokteran Keluarga di Ruang AR Fachruddin Lantai 3 FK UMS, Rabu (29/7/2026). Forum ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat budaya riset sekaligus mendorong lahirnya proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berdampak.
Kegiatan dibuka oleh Dekan FK UMS, Dr. dr. Flora Ramona Sigit Prakoeswa, M.Kes., Sp.DVE., Dipl. STD-HIV/AIDS., FINSDV., FAADV., kemudian dilanjutkan dengan pemaparan ketua panitia, Dr. dr. Yusuf Alam Romadhon, M.Kes., Sp.KKLP., FISQua., FISPH., FISCM., mengenai standar indikator kinerja pusat studi sebagai acuan pengembangan riset di lingkungan fakultas.
Selanjutnya, para dosen dibagi ke dalam sejumlah kelompok sesuai bidang pusat studi untuk menyusun rencana penelitian, proposal pengabdian kepada masyarakat, serta strategi pemenuhan indikator kinerja masing-masing. Hasil diskusi kemudian dipresentasikan pada sesi akhir sebagai bahan evaluasi dan penguatan kolaborasi antartim.
Ketua panitia, Yusuf Alam, mengatakan forum tersebut dirancang tidak hanya sebagai wadah diskusi ilmiah, tetapi juga menghasilkan luaran yang dapat segera ditindaklanjuti.
“Melalui research forum ini kami ingin membangun budaya riset yang lebih terarah. Setiap pusat studi kami dorong menghasilkan minimal satu proposal penelitian, satu proposal pengabdian kepada masyarakat, serta menyusun strategi untuk memenuhi indikator kinerja yang telah ditetapkan,” Yusuf usai acara.
Menurutnya, penguatan budaya penelitian menjadi salah satu kunci bagi pengembangan institusi pendidikan kedokteran. Riset yang dilakukan dosen diharapkan mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan kesehatan masyarakat sekaligus memperkaya pembelajaran mahasiswa.
“Riset yang kuat akan melahirkan inovasi dan evidence yang dapat dimanfaatkan dalam pelayanan kesehatan. Karena itu, kolaborasi antardosen melalui pusat studi perlu terus diperkuat agar hasil penelitian semakin berkualitas dan berdampak,” katanya.
Ia menambahkan, forum semacam ini juga menjadi ruang bagi para dosen untuk menyelaraskan arah penelitian dengan visi Fakultas Kedokteran UMS yang mengedepankan pendekatan kedokteran keluarga dan komunitas.
Melalui diskusi yang berlangsung intensif, setiap tim berhasil merumuskan rancangan penelitian dan pengabdian sesuai bidang keilmuan masing-masing. Luaran tersebut diharapkan dapat dikembangkan menjadi penelitian yang memperoleh pendanaan, dipublikasikan pada jurnal bereputasi, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (GE)