Kedokteran

Alumni FK UMS Raih Beasiswa Master di Italia

Aisyah Rahmatul Laily berhasil mewujudkan mimpinya untuk studi ke Benua Biru melalui perjalanan panjang penuh kegigihan. Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (FK UMS) 2018 itu kini tengah menempuh pendidikan magister di IUSS Pavia, Italia, sebuah kampus elit yang identik dengan riset kelas dunia. 

ditulis pada
19 November 2025

Aisyah Rahmatul Laily berhasil mewujudkan mimpinya untuk studi ke Benua Biru melalui perjalanan panjang penuh kegigihan. Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (FK UMS) 2018 itu kini tengah menempuh pendidikan magister di IUSS Pavia, Italia, sebuah kampus elit yang identik dengan riset kelas dunia. 

Perjalanannya menuju Eropa bukan sesuatu yang terjadi dalam semalam. Aisyah menanam mimpi itu sejak 2016, ketika hasil penelitiannya lolos dipresentasikan pada sebuah konferensi internasional di Thailand. 

“Dari situ, saya termotivasi untuk melakukan penelitian yang bisa dipresentasikan di Italia,” kenangnya saat diwawancarai awal November lalu. 

Ketika akhirnya ia menginjakkan kaki di negeri pizza itu untuk konferensi berikutnya, ia langsung jatuh cinta pada negara tersebut. Italia menjadi tujuan yang ingin ia datangi lagi, kali ini sebagai mahasiswa.

Menembus Kampus Tua Bersejarah

Aisyah memilih jurusan neuroscience di IUSS Pavia (Instituto Universitario di Studi Superiori), sebuah program unggulan dari University of Pavia. University of Pavia sendiri merupakan salah satu universitas tertua di dunia dan pionir dalam riset neurologi. 

Nama-nama besar peraih Nobel seperti Alessandro Volta dan Camillo Golgi pernah menapaki lorong-lorong akademik kampus ini. Hingga kini, seminar-seminar yang menghadirkan peraih Nobel menjadi bagian dari atmosfer ilmiah yang mendorong mahasiswanya untuk terus berpikir kritis.

“Program studi yang dipilih merupakan salah satu program unggulan. University of Pavia terkenal sebagai salah satu pioneer kemutakhiran penelitian di bidang neurologi dan neuroscience,” ujar Aisyah.

Perjalanan Panjang dan Tidak Selalu Mulus

Sejak 2018 Aisyah mulai mendaftarkan diri ke kampus-kampus luar negeri. Namun kesuksesan itu hadir setelah tiga tahun penuh ketekunan, puluhan penolakan, dan perjuangan menyelesaikan IELTS di sela-sela koas. “Ditolak di puluhan universitas dan gagal mendapatkan beasiswa sudah menjadi teman baiknya,” ungkapnya jujur. Tetapi ia percaya, tidak ada usaha yang mengkhianati hasil.

Begitu masa magang dokternya selesai, ia diterima sebagai penerima beasiswa pemerintah Italia untuk studi master tahun 2021. Perasaan lega bercampur haru seolah menjadi hadiah atas konsistensinya jalani ritme belajar yang ketat.
Aisyah rela menjalani pagi di rumah sakit, sore menyelesaikan tugas koas, malam menulis dan mengasah critical thinking, sementara akhir pekan ia dedikasikan untuk belajar IELTS dan berburu beasiswa.

UMS, Titik Awal yang Menguatkan

Di balik setiap langkah Aisyah, ada peran penting UMS. Menurutnya, kampus inilah yang menjadi “ujung tombak” pencapaiannya. Dukungan mental dan finansial diberikan sejak penelitian pertamanya dipresentasikan di Thailand. Ketika ia kembali diundang mempresentasikan penelitiannya di Italia, FK UMS bahkan mengapresiasi pencapaian itu dengan menjadikannya pengganti skripsi.

Support yang diberikan oleh civitas akademica FK UMS memotivasiku untuk akhirnya bisa terpacu melangkah lebih jauh lagi,” katanya.

Sebelum bertolak ke Eropa, Aisyah sempat mengabdikan diri sebagai dokter dalam penanganan COVID-19 di Sleman. Ia menjadi bagian dari tim tracing, pemeriksa swab antigen dan PCR, serta tenaga kesehatan yang turut menyukseskan program imunisasi nasional. 

“Pengalaman itu memperkaya perspektif tentang dunia medis dan kemanusiaan,” tandasnya.

Artikel Terkait

Siapkan Pembelajaran Profesi Dokter Tahun Akademik Baru, FK UMS Gelar Rapat Koordinasi

Surakarta – Program Studi Profesi Dokter Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Rapat Koordinasi Team Teaching Tahun Akademik 2026/2027 pada Senin (10/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam menyamakan persepsi para dosen pengampu sebelum dimulainya proses pembelajaran klinik bagi mahasiswa profesi dokter. Rapat koordinasi diikuti oleh tim pengajar Program Studi Profesi Dokter FK […]

Alumni FK UMS Pertama Lolos PPDS Subspesialis Spine Surgery FK Unair

Surakarta – Alumni Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), dr. Hasmeinda Marindratama, mencatatkan prestasi membanggakan setelah dinyatakan lolos seleksi Program Pendidikan Dokter Subspesialis (PPDS) Spine Surgery atau Subspesialis Orthopaedi dan Traumatologi Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair).  Hasmeinda menjadi alumni FK UMS pertama yang berhasil diterima pada program pendidikan subspesialis tersebut. Keberhasilan itu diraih […]

FK UMS dan RSUD Sukoharjo Perkuat Mutu Pendidikan Klinik Lewat Sarasehan

Sukoharjo – Program Studi Profesi Dokter Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Rapat Koordinasi dan Sarasehan Hasil Akreditasi International Accreditation Agency for Higher Education in Health (IAAHEH) bersama RSUD Sukoharjo, Selasa (4/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Komite Medik RSUD Sukoharjo itu menjadi forum evaluasi sekaligus penyelarasan pelaksanaan pendidikan profesi dokter di rumah […]