Kedokteran

Bekali Ilmu P3K untuk PMR Muda SMP Muhammadiyah Darul Arqom Karanganyar

ditulis pada
30 April 2026

Surakarta – Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (FK UMS) menggelar kegiatan Pengabdian Masyarakat Berbasis Pengembangan Persyarikatan Muhammadiyah (P2M) berupa edukasi dan pelatihan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) bagi anggota Palang Merah Remaja (PMR) SMP Muhammadiyah Darul Arqom Karanganyar, Rabu (29/4/2026).

Pelatihan tersebut melibatkan dosen, tenaga kesehatan, serta mahasiswa FK UMS yang mendampingi peserta selama sesi praktik berlangsung. Program juga mendapat dukungan dari Direktorat Riset, Pengabdian kepada Masyarakat, Publikasi, dan Hak Kekayaan Intelektual UMS.

Ketua tim pengabdian, dr. Nur Mahmudah, M.Sc., AHK., mengatakan kegiatan ini dirancang agar anggota PMR memiliki kemampuan dasar pertolongan pertama yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

“Tujuannya tak lain untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan anggota PMR muda ini, ya. Terutama saat melakukan pertolongan pertama pada kondisi kegawatdaruratan secara cepat, tepat, dan aman,” ujar Nur, Kamis (30/4/2026).

Penyampaian materi oleh tim pengabdian masyarakat FK UMS kepada PMR SMP Muhammadiyah Darul Arqom Karanganyar. Dok.Fakultas Kedokteran UMS

Materi edukasi yang diberikan mencakup berbagai kondisi darurat yang sering ditemui sehari-hari, seperti tersedak, mimisan, gigitan serangga, luka memar, luka bakar, terkilir, patah tulang, hingga penanganan hilang kesadaran dan kejang. Selain itu, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai penggunaan obat-obatan dalam kotak P3K.

“Nggak cuma teori, peserta turut mengikuti pelatihan praktik secara langsung yang dibagi ke dalam tiga kelompok,” terangnya.

Praktik tersebut meliputi Heimlich Maneuver, penanganan mimisan dan luka bakar, teknik bebat dan bidai, serta penanganan awal pada kondisi hilang kesadaran dan kejang.

Menurut Nur, metode praktik langsung dipilih agar peserta lebih mudah memahami materi dan mampu menerapkannya dalam situasi nyata.

“Kami berharap keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal bagi anggota PMR ketika menghadapi kondisi darurat di sekolah maupun di masyarakat,” tutup dia. (GE)

Artikel Terkait

Pelatihan BHD: Kolaborasi FK UMS dan IKADO FK UMS – Pelatihan Bantuan Hidup Dasar untuk Satpam dan Non-Medis

Surakarta – Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (FK UMS) melalui Program Studi Profesi Pendidikan Dokter menggelar pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) atau Basic Life Support (BLS) bagi tenaga non-medis di lingkungan UMS. Kegiatan yang berlangsung pada Minggu, 19 Juli 2026, di halaman FK UMS Kampus 4 ini menyasar seluruh satuan pengamanan (satpam) dari UMS dan […]

FK UMS Kukuhkan Dokter Baru dalam Hippocratic Oath Batch LIX

Surakarta – Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (FK UMS) kembali melahirkan dokter-dokter baru melalui kegiatan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Dokter Periode LIX yang diselenggarakan pada Selasa, 21 Juli 2026, di Ballroom The Alana Hotel Solo. Kegiatan yang juga disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Official FK UMS tersebut mengusung tema “Nobilis Ars Vitae: The Noble […]

Workshop Basic and Practical EKG Interpretation for Medical Students and General Practitioner

Surakarta – Dalam upaya meningkatkan kompetensi tenaga medis dalam penanganan kasus kegawatdaruratan kardiovaskular, Program Studi Profesi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan workshop bertajuk “Dasar Interpretasi EKG dan Penanganan Penyakit Jantung”. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 18 Juli 2026 ini, diikuti oleh para dokter umum yang bertugas di fasilitas kesehatan serta mahasiswa […]