Kedokteran

Dosen FK UMS Raih Hibah RIIM Multiyears dari BRIN–LPDP

Pencapaian ini menjadi bukti nyata komitmen FK UMS dalam mendorong inovasi berbasis sains dan kontribusi strategis bagi pembangunan kesehatan Indonesia.

ditulis pada
31 Januari 2026

Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (FK UMS) kembali mencatatkan prestasi di bidang riset nasional. dr. Adam Fauzi Akbar, M.Biomed., dosen FK UMS, secara resmi dinyatakan lolos sebagai penerima Hibah Program Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) Kompetisi Gelombang 10 yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Hibah yang diraih dr. Adam merupakan skema riset multiyears dengan durasi pendanaan selama tiga tahun pada bidang fokus kesehatan. Program RIIM sendiri merupakan salah satu skema pendanaan riset kompetitif tingkat nasional yang ditujukan untuk mendorong lahirnya inovasi dan produk riset yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Saya bersyukur bisa lolos seleksi RIIM Gelombang 10 ini. Pendanaan selama tiga tahun ke depan memberikan ruang yang cukup untuk melakukan penelitian secara mendalam dan menghasilkan luaran yang benar-benar bermanfaat bagi dunia kesehatan,” ujar dr. Adam saat dihubungi, Selasa (3/2/2026)

Adam menambahkan bahwa proses seleksi RIIM cukup ketat dan melalui beberapa tahapan penilaian. Ia berharap pencapaian ini bisa menjadi motivasi bagi rekan dosen dan peneliti lain di lingkungan UMS untuk turut berkompetisi di skema pendanaan riset nasional.

“Kesempatan seperti ini terbuka luas bagi siapa saja yang mau mencoba. Saya berharap ke depan semakin banyak dosen FK UMS yang mengajukan proposal ke skema-skema kompetitif seperti RIIM, karena dukungan pendanaan seperti ini sangat membantu dalam mengembangkan riset kita,” imbuhnya.

Dekan FK UMS, Dr. dr. Flora Ramona Sigit Prakoeswa, M.Kes, Sp.D.V.E., Dipl.STD-HIV/AIDS, FINSDV, FAADV, menyampaikan apresiasi atas pencapaian dr. Adam. Ia menilai keberhasilan ini mencerminkan semangat riset yang terus tumbuh di lingkungan FK UMS.

“Kami sangat mengapresiasi pencapaian dr. Adam. Lolosnya hibah RIIM multiyears ini menunjukkan bahwa dosen-dosen muda kita mampu bersaing di tingkat nasional. FK UMS akan terus mendorong dan memfasilitasi para dosen untuk aktif dalam kegiatan penelitian dan inovasi,” ungkap Dr. Flora.

Dengan raihan ini, FK UMS terus memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan kedokteran yang tidak hanya berfokus pada pengajaran, tetapi juga pada pengembangan riset yang relevan dengan kebutuhan kesehatan masyarakat Indonesia.

Artikel Terkait

Siapkan Pembelajaran Profesi Dokter Tahun Akademik Baru, FK UMS Gelar Rapat Koordinasi

Surakarta – Program Studi Profesi Dokter Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Rapat Koordinasi Team Teaching Tahun Akademik 2026/2027 pada Senin (10/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam menyamakan persepsi para dosen pengampu sebelum dimulainya proses pembelajaran klinik bagi mahasiswa profesi dokter. Rapat koordinasi diikuti oleh tim pengajar Program Studi Profesi Dokter FK […]

Alumni FK UMS Pertama Lolos PPDS Subspesialis Spine Surgery FK Unair

Surakarta – Alumni Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), dr. Hasmeinda Marindratama, mencatatkan prestasi membanggakan setelah dinyatakan lolos seleksi Program Pendidikan Dokter Subspesialis (PPDS) Spine Surgery atau Subspesialis Orthopaedi dan Traumatologi Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair).  Hasmeinda menjadi alumni FK UMS pertama yang berhasil diterima pada program pendidikan subspesialis tersebut. Keberhasilan itu diraih […]

FK UMS dan RSUD Sukoharjo Perkuat Mutu Pendidikan Klinik Lewat Sarasehan

Sukoharjo – Program Studi Profesi Dokter Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Rapat Koordinasi dan Sarasehan Hasil Akreditasi International Accreditation Agency for Higher Education in Health (IAAHEH) bersama RSUD Sukoharjo, Selasa (4/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Komite Medik RSUD Sukoharjo itu menjadi forum evaluasi sekaligus penyelarasan pelaksanaan pendidikan profesi dokter di rumah […]