Kedokteran

FK UMS Perkuat Penanggulangan Gizi Buruk dan Tuberkulosis pada Anak

ditulis pada
26 Mei 2026

Surakarta – Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus memperkuat kontribusi nyata dalam penanganan persoalan masyarakat melalui Program Hibah APKKM (Asosiasi Pendidikan Kedokteran dan Kesehatan Muhammadiyah) Tahun 2026. Melalui program bertajuk “Kader dan Ibu Balita Desa Jati Pintar Kelola Balita Gizi Buruk dan Penyakit TB”, inisiatif tersebut hadir sebagai langkah solutif atas tantangan kesehatan yang dihadapi warga Desa Jati, Kecamatan Gatak, Sukoharjo.

Program tersebut dilatarbelakangi tingginya angka gizi buruk dan stunting di wilayah Desa Jati pada 2024 yang mencapai 21,36 persen. Dari jumlah tersebut, sekitar 16 persen anak terdeteksi positif tuberkulosis (TB). Kondisi itu menjadi perhatian serius karena berkaitan langsung dengan kualitas tumbuh kembang anak dan kesehatan masyarakat di masa mendatang.

Ketua tim pengabdian, dr. Retno Sintowati, M.Sc., menjelaskan penguatan edukasi kepada kader posyandu dan ibu balita menjadi langkah penting dalam mencegah serta menangani persoalan gizi buruk dan TB anak sejak dini.

“Pola pengasuhan, pemahaman tanda awal infeksi, serta kemampuan deteksi dini menjadi hal yang sangat penting untuk diperkuat di masyarakat,” ujarnya, Selasa (26/5/2026).

Program pengabdian tersebut dijalankan bersama dr. Erna Herawati, Sp.KJ., dengan melibatkan mahasiswa FK UMS, yakni Rona Nasywa Mahira, Annisa Khusnul Triyuniati, Kemal Hanief Al Ghifari, dan Arya Maheswara, serta tenaga kependidikan Intan Pratiwi. Tim melakukan pemberdayaan terhadap 35 kader Posyandu Sehati dan para ibu balita melalui pelatihan komunikasi efektif serta edukasi kesehatan secara intensif.

Melalui kegiatan tersebut, para kader dibekali kemampuan untuk mengenali gejala awal gangguan gizi dan infeksi TB pada anak. Selain itu, ibu balita juga diberikan pemahaman mengenai pola asuh, pemenuhan nutrisi, hingga pentingnya menjaga lingkungan sehat guna menekan risiko penularan penyakit.

Pengabdian tersebut juga memanfaatkan pendekatan digital sebagai bagian dari edukasi berkelanjutan. Tim pengabdian memproduksi poster dan video edukasi kreatif agar informasi kesehatan lebih mudah dipahami dan dapat diakses masyarakat secara luas.

Menurut Retno, penggunaan media edukasi digital diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan gizi buruk dan TB anak secara berkesinambungan.

“Harapannya kader dan ibu balita dapat menjadi lebih mandiri dalam menjaga kesehatan anak serta mampu melakukan langkah pencegahan sejak dini,” tambahnya.

Melalui program pengabdian ini, lanjutnya, FK UMS terus berkomitmen dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam menyelesaikan persoalan kesehatan berbasis komunitas. (ARP)

Artikel Terkait

Siapkan Pembelajaran Profesi Dokter Tahun Akademik Baru, FK UMS Gelar Rapat Koordinasi

Surakarta – Program Studi Profesi Dokter Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Rapat Koordinasi Team Teaching Tahun Akademik 2026/2027 pada Senin (10/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam menyamakan persepsi para dosen pengampu sebelum dimulainya proses pembelajaran klinik bagi mahasiswa profesi dokter. Rapat koordinasi diikuti oleh tim pengajar Program Studi Profesi Dokter FK […]

Alumni FK UMS Pertama Lolos PPDS Subspesialis Spine Surgery FK Unair

Surakarta – Alumni Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), dr. Hasmeinda Marindratama, mencatatkan prestasi membanggakan setelah dinyatakan lolos seleksi Program Pendidikan Dokter Subspesialis (PPDS) Spine Surgery atau Subspesialis Orthopaedi dan Traumatologi Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair).  Hasmeinda menjadi alumni FK UMS pertama yang berhasil diterima pada program pendidikan subspesialis tersebut. Keberhasilan itu diraih […]

FK UMS dan RSUD Sukoharjo Perkuat Mutu Pendidikan Klinik Lewat Sarasehan

Sukoharjo – Program Studi Profesi Dokter Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Rapat Koordinasi dan Sarasehan Hasil Akreditasi International Accreditation Agency for Higher Education in Health (IAAHEH) bersama RSUD Sukoharjo, Selasa (4/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Komite Medik RSUD Sukoharjo itu menjadi forum evaluasi sekaligus penyelarasan pelaksanaan pendidikan profesi dokter di rumah […]