Kedokteran

Mahasiswa FK UMS Raih Perunggu Lewat Esai Diversifikasi Pangan Lokal untuk Cegah Anemia

ditulis pada
15 Mei 2026

Surakarta – Mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Tim mahasiswa UMS berhasil meraih medali perunggu pada ajang Festival Esai Mahasiswa Indonesia 2026 yang berlangsung pada 8-10 Mei 2026 di Universitas Wisnuwardhana Malang.

Kompetisi tersebut diselenggarakan oleh Inteleksa bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Wisnuwardhana Malang. Ajang ini menjadi wadah bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk menyampaikan gagasan dan solusi terhadap persoalan yang berkembang di masyarakat.

Salah satu anggota tim, Rona Nasywa Mahira, mengatakan kompetisi diikuti sekitar 90 tim dari berbagai universitas di Indonesia. Menurutnya, persaingan berlangsung cukup ketat karena setiap tim membawa ide dan pendekatan yang berbeda.

“Persaingannya tentu cukup ketat, tetapi justru dari situ kami merasa banyak belajar karena setiap tim membawa ide dan sudut pandang yang berbeda,” ujar Rona saat ditemui pada Jumat (15/5/2026).

Tim UMS yang terdiri atas Rona Nasywa Mahira, Aurora Revi Samanta, dan Rengganis Sungsang Kosala mengangkat esai berjudul “Strategi Diversifikasi Pangan Lokal untuk Menekan Anemia Remaja Putri”.

Melalui karya tersebut, mereka menyoroti tingginya kasus anemia pada remaja putri di Indonesia dan menawarkan solusi berbasis pemanfaatan pangan lokal.

Rona menjelaskan, timnya memilih isu tersebut karena dinilai dekat dengan kondisi masyarakat saat ini. Mereka kemudian melakukan studi literatur dari berbagai jurnal dan sumber ilmiah sebelum menyusun solusi yang realistis dan aplikatif.

“Kami mencoba menawarkan pendekatan melalui pemanfaatan dan diversifikasi pangan lokal sebagai alternatif yang lebih dekat, terjangkau, dan berkelanjutan bagi masyarakat,” jelas mahasiswa semester 6 itu.

Menurutnya, proses penyusunan esai tidak hanya berfokus pada penguatan materi, tetapi juga melatih kemampuan komunikasi dan kerja sama tim. Selama proses tersebut, mereka beberapa kali melakukan revisi agar gagasan yang disampaikan semakin matang.

“Selain soal akademik, proses ini juga mengajarkan kami tentang komunikasi, kerja sama, dan bagaimana menyatukan sudut pandang dalam tim,” katanya.

Atas capaian tersebut, Rona mengaku bersyukur dan berharap prestasi itu menjadi langkah awal untuk terus berkembang serta mencoba berbagai kesempatan baru di bidang akademik maupun kompetisi ilmiah.

“Harapannya, apa yang kami lakukan juga bisa menginspirasi dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi banyak orang,” pungkas dia. (GE)

Artikel Terkait

Siapkan Pembelajaran Profesi Dokter Tahun Akademik Baru, FK UMS Gelar Rapat Koordinasi

Surakarta – Program Studi Profesi Dokter Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Rapat Koordinasi Team Teaching Tahun Akademik 2026/2027 pada Senin (10/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam menyamakan persepsi para dosen pengampu sebelum dimulainya proses pembelajaran klinik bagi mahasiswa profesi dokter. Rapat koordinasi diikuti oleh tim pengajar Program Studi Profesi Dokter FK […]

Alumni FK UMS Pertama Lolos PPDS Subspesialis Spine Surgery FK Unair

Surakarta – Alumni Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), dr. Hasmeinda Marindratama, mencatatkan prestasi membanggakan setelah dinyatakan lolos seleksi Program Pendidikan Dokter Subspesialis (PPDS) Spine Surgery atau Subspesialis Orthopaedi dan Traumatologi Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair).  Hasmeinda menjadi alumni FK UMS pertama yang berhasil diterima pada program pendidikan subspesialis tersebut. Keberhasilan itu diraih […]

FK UMS dan RSUD Sukoharjo Perkuat Mutu Pendidikan Klinik Lewat Sarasehan

Sukoharjo – Program Studi Profesi Dokter Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Rapat Koordinasi dan Sarasehan Hasil Akreditasi International Accreditation Agency for Higher Education in Health (IAAHEH) bersama RSUD Sukoharjo, Selasa (4/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Komite Medik RSUD Sukoharjo itu menjadi forum evaluasi sekaligus penyelarasan pelaksanaan pendidikan profesi dokter di rumah […]