Kedokteran

Satu Langkah ke PIMNAS, Tim FK UMS Lolos Pendanaan PKM-RE 2026

ditulis pada
29 Mei 2026

Surakarta – Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (FK UMS) berhasil meraih pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2026 skema Riset Eksakta (PKM-RE) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia. Keberhasilan ini menjadi langkah awal tim menuju Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) 2026.

Tim tersebut diketuai oleh Mohammad Satria Pramudyah (Fakultas Kedokteran) dengan lima anggota, yakni Eviyani Nabilla (Fakultas Kedokteran), Lutfi Rahmawati (Fakultas Kedokteran), Firda Hayyuning Nisa (Fakultas Farmasi), dan Briliana Suci Arofatun Nafi’ah (Fakultas Farmasi).

Dalam kompetisi tersebut, tim mengusung penelitian berjudul “Responsive Oral Film Berbasis Green-Synthesis AuNPs Moringa Oleifera dan Curcuma Longa sebagai Terapi Adjuvan Diabetic Kidney Disease: In-Vitro dan In-Silico”. Penelitian mereka berfokus pada inovasi teknologi kesehatan preventif untuk mendukung deteksi dini dan monitoring penyakit ginjal diabetik.

Ketua tim, Satria, sapaan akrabnya, mengatakan ide penelitian tersebut mengatakan ide penelitian tersebut lahir dari keresahan terhadap meningkatnya kasus diabetes melitus beserta komplikasinya di Indonesia.

“Kami melihat masih adanya ketimpangan akses fasilitas kesehatan, terutama di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), sehingga banyak pasien terlambat mendapatkan diagnosis maupun penanganan,” ujarnya saat diwawancarai pada Jumat (29/5/2026).

Menurut Satria, kondisi tersebut dapat berdampak serius bagi pasien apabila penyakit berkembang menjadi gagal ginjal kronis. Pasien harus menjalani hemodialisa dalam jangka panjang dengan biaya yang tinggi dan kualitas hidup yang menurun.

Karena itu, tim berupaya menghadirkan inovasi yang lebih sederhana dan terjangkau. “Kami ingin menghadirkan inovasi yang berpotensi membantu deteksi maupun monitoring secara lebih dini agar komplikasi berat dapat dicegah,” katanya.

Program PKM sendiri dilaksanakan secara daring melalui beberapa tahapan, mulai dari seleksi administrasi, seleksi proposal pendanaan, pelaksanaan penelitian, monitoring dan evaluasi melalui PKP2, hingga penyusunan laporan akhir penelitian.

Satria berharap penelitian yang dikembangkan bersama tim tidak berhenti pada tahap kompetisi semata, tetapi dapat terus dilanjutkan hingga memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Harapan kami, penelitian ini dapat membantu meningkatkan pemerataan akses layanan kesehatan dan menjadi langkah kecil dalam mendukung pengembangan teknologi kesehatan preventif di Indonesia,” ujarnya.

Keberhasilan ini sekaligus menunjukkan komitmen mahasiswa FK UMS dalam mengembangkan riset inovatif yang berorientasi pada solusi kesehatan masyarakat dan pengembangan ilmu pengetahuan di bidang medis. (GE)

Artikel Terkait

Siapkan Pembelajaran Profesi Dokter Tahun Akademik Baru, FK UMS Gelar Rapat Koordinasi

Surakarta – Program Studi Profesi Dokter Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Rapat Koordinasi Team Teaching Tahun Akademik 2026/2027 pada Senin (10/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi langkah awal dalam menyamakan persepsi para dosen pengampu sebelum dimulainya proses pembelajaran klinik bagi mahasiswa profesi dokter. Rapat koordinasi diikuti oleh tim pengajar Program Studi Profesi Dokter FK […]

Alumni FK UMS Pertama Lolos PPDS Subspesialis Spine Surgery FK Unair

Surakarta – Alumni Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), dr. Hasmeinda Marindratama, mencatatkan prestasi membanggakan setelah dinyatakan lolos seleksi Program Pendidikan Dokter Subspesialis (PPDS) Spine Surgery atau Subspesialis Orthopaedi dan Traumatologi Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair).  Hasmeinda menjadi alumni FK UMS pertama yang berhasil diterima pada program pendidikan subspesialis tersebut. Keberhasilan itu diraih […]

FK UMS dan RSUD Sukoharjo Perkuat Mutu Pendidikan Klinik Lewat Sarasehan

Sukoharjo – Program Studi Profesi Dokter Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar Rapat Koordinasi dan Sarasehan Hasil Akreditasi International Accreditation Agency for Higher Education in Health (IAAHEH) bersama RSUD Sukoharjo, Selasa (4/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Komite Medik RSUD Sukoharjo itu menjadi forum evaluasi sekaligus penyelarasan pelaksanaan pendidikan profesi dokter di rumah […]