Kedokteran

Tabligh Akbar Semarak Muktamar ke-48 Bersama Ust. Adi Hidayat

ditulis pada
09 Oktober 2022

Tabligh Akbar Semarak Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah (8/10) yang bertempat di Gedung Edutorium K.H. Ahmad Dahlan, dihadiri oleh ribuan warga Muhammadiyah se Soloraya. Di awali dengan sambutan dari Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si. selaku Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta. Kemudian dilanjutkan dengan penggalangan dana kemanusiaan oleh LazisMu dalam program membantu daerah pedalaman-pedalaman di Indonesia. Kemudian memasuki acara utama yaitu Tabligh Akbar yang menghadirkan Ustadz Dr. Adi Hidayat, Lc., M.A. yang berbicara tentang alasan mengapa kita harus bangga jadi kader Muhammadiyah?

Beliau menjelaskan perbedaan antara Hamid, Ahmad, Mahmud, dan Muhammad. Bahwa nama Ahmad berarti ketaatan yang tinggi kepada Allah, menjalankan ibadah-ibadah kepada Allah secara maksimal seperti yang dilakukan Rasulullah SAW. Mahmud itu adalah nama yg memiliki karakter rajin berbagi, rajin membantu, toleransi sifatnya, suka menyatu kepada orang lain untuk melakukan kebaikan-kebaikan. Bila digabungkan kedua kata tersebut maka ia menjadi nama Muhammad. Sehingga maknanya akan menjadi tidak hanya taat kepada Allah dengan menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya tetapi bisa dibuktikan cerminannya itu dengan dimilikinya jiwa sosial yang sangat tinggi. Maka seorang kader Muhammadiyah harus memiliki karakter jiwa dan kepekaan sosial yang sangat tinggi. Karena dengan spirit itu (KH Ahmad Dahlan dengan etos Al Maun dan Al Asr nya) kemudian lahirlah PKO, panti asuhan, PTM yang lebih banyak dari PTN, ratusan rumah sakit, puluhan ribuan madrasah SD-SMA, dst yang terus dikembangkan sampai lebih dari satu abad saat ini.

Kemudian beliau mencoba menguraikan apa arti sesungguhnya Muktamar yang bila ditelusuri maka muncul kata “umur”, yang makananya adalah amal perbuatan dan kebermanfaatan apa saja yang sudah dilakukan selama hidup. Maka “Muktamar” seyogyanya bagi umat Muhammadiyah tidak menghadirkan keramaian kecuali membawa maslahat untuk negeri. Ustadz Adi Hidayat juga berpesan untuk senantiasa memegang nasihat KH Ahmad Dahlan ‘hidup-hidupilah Muhammadiyah, jangan mencari hidup di Muhammadiyah!’ Karena bila bergeser visinya, Muhammadiyah tidak akan hidup.

Di tengah sesi, Ustadz Adi Hidayat memberikan hadiah umroh kepada Bapak Kokam yang tadi membaca tilawah Al-Qur’an di awal acara beserta 10 orang dari pasukan Kokamnya, juga memberikan tawaran beasiswa dari Akhyar Institut (lembaga milik ustadz Adi Hidayat) kepada sekolah Muhammadiyah yang punya semangat menuntut ilmu yang tinggi.

Di akhir beliau memberikan closing statement,
“12 rabiul awal Nabi Muhammad SAW di lahirkan dengan titik cerah menuju Sang Pencerah dan Pencerahan.

12 Rabiul awal Kita berkumpul di gedung yang megah ini membawa risalah Muktamar Muhammadiyah yang mencerahkan untuk Republik Indonesia tercinta, untuk agama kita Islam terkuat terhebat, dan inspirasi untuk semesta alam. Hidup Muhammadiyah! hidup Islam! Takbirr!! Allahu Akbar!!”

Artikel Terkait

Pelatihan BHD: Kolaborasi FK UMS dan IKADO FK UMS – Pelatihan Bantuan Hidup Dasar untuk Satpam dan Non-Medis

Surakarta – Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (FK UMS) melalui Program Studi Profesi Pendidikan Dokter menggelar pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) atau Basic Life Support (BLS) bagi tenaga non-medis di lingkungan UMS. Kegiatan yang berlangsung pada Minggu, 19 Juli 2026, di halaman FK UMS Kampus 4 ini menyasar seluruh satuan pengamanan (satpam) dari UMS dan […]

FK UMS Kukuhkan Dokter Baru dalam Hippocratic Oath Batch LIX

Surakarta – Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (FK UMS) kembali melahirkan dokter-dokter baru melalui kegiatan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Dokter Periode LIX yang diselenggarakan pada Selasa, 21 Juli 2026, di Ballroom The Alana Hotel Solo. Kegiatan yang juga disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Official FK UMS tersebut mengusung tema “Nobilis Ars Vitae: The Noble […]

Workshop Basic and Practical EKG Interpretation for Medical Students and General Practitioner

Surakarta – Dalam upaya meningkatkan kompetensi tenaga medis dalam penanganan kasus kegawatdaruratan kardiovaskular, Program Studi Profesi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan workshop bertajuk “Dasar Interpretasi EKG dan Penanganan Penyakit Jantung”. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 18 Juli 2026 ini, diikuti oleh para dokter umum yang bertugas di fasilitas kesehatan serta mahasiswa […]