Kedokteran

Webinar AIK ke-45, Dekan Jadi Narasumber

ditulis pada
02 September 2024

Sabtu (31/8) Dekan FK UMS Dr. dr. Flora Ramona Sigit Prakoeswa, M.Kes, Sp.DVE, Dipl. STD-HIV/AIDS, FINSDV, FAADV. diundang menjadi pembicara pada agenda Webinar Al Islam dan Kemuhammadiyahan yang diselenggarakan oleh BPSDM. Acara ini dilaksanakan sebulan sekali secara daring melalui virtual zoom meeting. Acara ini diselenggarakan sebagai upaya mengejawantahkan unsur keislaman dalam visi UMS. Webinar AIK ke-45 ini mengambil tema, “Dampak Perubahan Iklim bagi Kesehatan Ummat.”

Menurut European Space Agency (ESA), perbedaan utama antara cuaca dan iklim adalah soal waktu. Cuaca bisa berubah dengan cepat, misalnya pagi cerah, siang hujan, sore berangin. Sedangkan iklim berbicara tentang pola yang lebih permanen, sesuatu yang tetap konsisten selama bertahun-tahun. Penyebab paling besar dari perubahan iklim adalah adanya efek rumah kaca yang sebagian besar diakibatkan oleh aktivitas manusia. Pada webinar kali ini dijelaskan bahwa perubahan iklim bukan hanya tentang peningkatan suhu atau badai yang semakin sering terjadi, melainkan merupakan ancaman besar yang mempengaruhi kesehatan, kesejahteraan, juga masa depan umat manusia. Ada dua jenis dampak yang ditimbulkan dari perubahan iklim yaitu dampak langsung dan dampak tidak langsung. Dampak yang langsung dirasakan akibat perubahan iklim salah satunya adalah peningkatan suhu global yang menyebabkan gelombang panas ekstrem dan bencana alam (banjir, kekeringan, dan badai). Sedangkan dampak tidak langsung antara lain penyebaran penyakit, perubahan kualitas udara, kualitas air, ketahanan pangan global, dan kesehatan mental.

Ada dua poin yang bisa dilakukan untuk menanggulangi dampak perubahan iklim yaitu mitigasi dan adaptasi. Mitigasi berarti melakukan segala yang kita bisa untuk mengurangi atau menghentikan perubahan iklim dengan menekan emisi gas rumah kaca melalui pengurangan penggunaan bahan bakar fosil. Adaptasi, tentang bagaimana kita menyesuaikan diri dengan dampak perubahan iklim yang sudah terjadi atau yang tak bisa dihindari. Misalnya, memastikan bahwa tersedianya infrastruktur tahan bencana seperti jalan raya dan gedung-gedung, memiliki teknologi yang lebih efisien dalam penggunaan air, dan melestarikan keberadaan hutan kota Sebagai individu, menanggulangi dampak perubahan iklim bias dimulai dengan langkah-langkah sederhana seperti mengurangi penggunaan plastik, menanam pohon, atau mendukung produk-produk lokal yang ramah lingkungan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada tahun 2021 yang mengatakan, “Perubahan iklim adalah ancaman terbesar bagi kesehatan global di abad ke-21.” Ini bukan sekadar peringatan, tetapi seruan mendesak bagi kita semua untuk bertindak. Maka dari itu, perlu adanya kerja sama dari semua pihak baik individu, keluarga, maupun pemerintah, untuk mengurangi dampak perubahan iklim dan memastikan bahwa kita siap menghadapi tantangan yang ada.

Kunjungi: https://www.instagram.com/p/C_ZaEEcSjvr/

Artikel Terkait

Pelatihan BHD: Kolaborasi FK UMS dan IKADO FK UMS – Pelatihan Bantuan Hidup Dasar untuk Satpam dan Non-Medis

Surakarta – Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (FK UMS) melalui Program Studi Profesi Pendidikan Dokter menggelar pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) atau Basic Life Support (BLS) bagi tenaga non-medis di lingkungan UMS. Kegiatan yang berlangsung pada Minggu, 19 Juli 2026, di halaman FK UMS Kampus 4 ini menyasar seluruh satuan pengamanan (satpam) dari UMS dan […]

FK UMS Kukuhkan Dokter Baru dalam Hippocratic Oath Batch LIX

Surakarta – Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (FK UMS) kembali melahirkan dokter-dokter baru melalui kegiatan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Dokter Periode LIX yang diselenggarakan pada Selasa, 21 Juli 2026, di Ballroom The Alana Hotel Solo. Kegiatan yang juga disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Official FK UMS tersebut mengusung tema “Nobilis Ars Vitae: The Noble […]

Workshop Basic and Practical EKG Interpretation for Medical Students and General Practitioner

Surakarta – Dalam upaya meningkatkan kompetensi tenaga medis dalam penanganan kasus kegawatdaruratan kardiovaskular, Program Studi Profesi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan workshop bertajuk “Dasar Interpretasi EKG dan Penanganan Penyakit Jantung”. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 18 Juli 2026 ini, diikuti oleh para dokter umum yang bertugas di fasilitas kesehatan serta mahasiswa […]