Surakarta – Alumni Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), dr. Supandi Hasan, Sp.PD-Fel(Onk)., meraih Outstanding Young Alumni Award pada ajang UMS Alumni Award 2026. Penghargaan tersebut diserahkan dalam malam penganugerahan UMS Alumni Award di Hall Gedung Induk Siti Walidah UMS, Sabtu (1/8/2026), sebagai bentuk apresiasi kepada alumni yang dinilai memiliki dedikasi, integritas, dan kontribusi nyata di bidangnya.
Penghargaan itu diberikan kepada alumni muda yang menunjukkan kiprah luar biasa dalam profesinya sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat. Bagi FK UMS, pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa alumninya mampu mengimplementasikan ilmu dan nilai-nilai yang diperoleh selama menempuh pendidikan untuk kemajuan pelayanan kesehatan.
Supandi merupakan alumni FK UMS angkatan 2008. Setelah menyelesaikan pendidikan dokter di UMS, ia berkarier sebagai dokter sebelum melanjutkan pendidikan spesialis penyakit dalam di Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS). Kiprahnya terus berlanjut ketika berhasil lolos Beasiswa Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk mengikuti Program Pendidikan Fellowship Onkologi di Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (Undip).
Supandi mengaku bersyukur atas penghargaan yang diterimanya. “Alhamdulillahirabbil ‘alamin. Saya merasa terhormat menerima nominasi UMS Alumni Award 2026 kategori Outstanding Young Alumni. Penghargaan ini bukan semata-mata tentang sebuah pencapaian, melainkan amanah untuk terus mengabdikan ilmu, menjaga integritas profesi, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya usai menerima penghargaan.
Supandi mengatakan setiap pencapaian yang diraihnya tidak terlepas dari dukungan almamater, para dosen, orang tua, keluarga, sahabat, dan sejawat yang terus mendampinginya selama menempuh pendidikan hingga berkarier sebagai dokter.
Menurutnya, FK UMS telah memberikan bekal yang kuat sehingga lulusannya mampu bersaing di tingkat nasional. Ia mengingat ketika dirinya masih menjadi mahasiswa angkatan keempat, FK UMS masih sering dipandang sebelah mata. Namun kini, katanya, kualitas lulusan FK UMS semakin diakui, terlebih setelah institusi tersebut meraih akreditasi Unggul dan akreditasi internasional.
Ia juga berpesan kepada mahasiswa dan alumni FK UMS agar tidak cepat merasa puas dengan capaian yang telah diraih. Menurutnya, ilmu kedokteran terus berkembang sehingga setiap dokter harus memiliki semangat belajar sepanjang hayat.
“Jangan pernah merasa cukup dan berhenti sebagai dokter umum saja. Kita harus terus belajar mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan agar bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.
Penghargaan tersebut sekaligus menegaskan komitmen FK UMS dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki semangat pengabdian yang terus hidup di mana pun mereka berkarya. (GE)