Klaten — Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (FK UMS) melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) P2AD melaksanakan kegiatan pelatihan bertajuk “Strategi Coping dan Literasi Digital” di SMK Muhammadiyah 1 Wedi, Klaten, pada Jumat (14/11/2025). Kegiatan ini diikuti oleh guru dan siswa sebagai upaya memperkuat ketahanan kesehatan mental dan meningkatkan keterampilan literasi digital di lingkungan sekolah.
Pandemi COVID-19 meninggalkan berbagai dampak pada bidang kesehatan, termasuk meningkatnya risiko stres dan gangguan kesehatan mental pada remaja. Wilayah perkotaan seperti Wedi turut merasakan imbas tersebut. Melihat kebutuhan tersebut, FK UMS menghadirkan pelatihan yang dirancang untuk membantu siswa memahami teknik coping adaptif serta memanfaatkan literasi digital secara positif dalam proses belajar.
Kegiatan ini menghadirkan dr. N Juni Triastuti, M.Med.Ed., AIFO-K, CMLE, CCP, CPFP, dosen FK UMS, sebagai narasumber utama. Beliau memberikan materi terkait strategi coping yang dapat digunakan untuk mengurangi gejala stres dan depresi, serta kiat literasi digital agar siswa mampu mengelola teknologi secara produktif.
Pelaksanaan kegiatan turut didukung oleh mahasiswa FK UMS yang berperan sebagai fasilitator lapangan. Sesi pelatihan mencakup pretest, pemaparan materi, diskusi interaktif, serta post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta.
Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan antara nilai pre-test dan post-test, yang mengindikasikan bahwa peserta memperoleh manfaat nyata dari pelatihan. Para siswa dan guru tampak antusias mengikuti diskusi, terutama terkait cara mengelola tekanan akademik, memanfaatkan perangkat digital untuk pembelajaran, dan menjaga kesehatan mental sehari-hari.
“Semoga pelatihan strategi coping dan literasi digital ini dapat mendorong siswa untuk terus menjaga kesehatan mental serta meningkatkan prestasi belajar,” ujar dr. N Juni Triastuti.
FK UMS berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah berkelanjutan dalam memperkuat pendidikan karakter dan kesejahteraan mental siswa di era digital. Program pengabdian masyarakat semacam ini akan terus dikembangkan sebagai wujud kontribusi FK UMS bagi masyarakat dan dunia pendidikan.