Kedokteran

Sumpah Dokter Muda Periode 41

ditulis pada
21 Februari 2026

Sumpah Dokter Muda Periode 41 pada Sabtu, 21 Februari 2026, bertempat di Ruang Abu Bakar Ash-Shiddiq Lantai 5 FK UMS diikuti oleh 147 DM FK UMS. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa sebelum memasuki tahap pendidikan klinik di rumah sakit jejaring.

Prosesi sumpah dihadiri oleh direktur dari 3 rumah sakit yang akan menjadi lokasi penempatan (dropping) dokter muda. Hadir di antaranya perwakilan dari RSUD dr. Harjono S Ponorogo sebagai Rumah Sakit Pendidikan Utama, RSUD dr. Sayidiman Magetan, serta RS PKU Muhammadiyah Surakarta.

Kehadiran para pimpinan rumah sakit jejaring tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung proses pendidikan klinik dokter muda FK UMS agar berjalan optimal, terarah, dan sesuai standar kompetensi kedokteran.

Sambutan dan Wejangan Pimpinan

Dalam sambutannya, Dekan FK UMS menegaskan bahwa sumpah dokter muda bukan sekadar seremoni, melainkan ikrar moral dan profesional yang harus dipegang teguh selama menjalani pendidikan klinik maupun saat telah menjadi dokter nantinya. Para dokter muda diharapkan menjaga nama baik institusi, menjunjung tinggi etika kedokteran, serta mengedepankan keselamatan dan kenyamanan pasien.

Direktur Utama RS Pendidikan Utama, RSUD dr. Harjono S Ponorogo, turut memberikan wejangan dan motivasi kepada para dokter muda agar senantiasa disiplin, adaptif, dan proaktif dalam belajar selama menjalani rotasi klinik. Pendidikan di rumah sakit, menurutnya, merupakan fase pembentukan karakter dan profesionalisme yang sangat menentukan kualitas dokter di masa depan.

Sementara itu, Ketua Komite Koordinasi Pendidikan (Komkordik) menambahkan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa, dosen pembimbing, serta tenaga medis di rumah sakit dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan berorientasi pada pelayanan kesehatan yang bermutu.

Komitmen Profesional dan Nilai Keislaman

Melalui Sumpah Dokter Muda Periode 41 ini, FK UMS berharap para dokter muda mampu mengintegrasikan ilmu pengetahuan, keterampilan klinis, serta nilai-nilai keislaman dalam setiap praktik pelayanan kesehatan.

Prosesi berlangsung khidmat dan penuh makna, menjadi awal perjalanan para dokter muda dalam mengabdi kepada masyarakat melalui pelayanan kesehatan yang profesional, berintegritas, dan berempati.

Artikel Terkait

Workshop Metode Prompting Efektif: Transformasi Ide Menjadi Output AI yang Valid

Yth. Bapak/Ibu Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta Assalaamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh Pernah merasa hasil dari AI malah bikin pusing atau belum sesuai ekspektasi? Tenang, itu tandanya kita butuh trik jitu dalam meracik perintah atau prompt-nya! Mari tingkatkan kemampuan AI Bapak/Ibu dengan bergabung dalam acara workshop bertema “Metode Prompting Efektif: Transformasi Ide Menjadi Output AI yang […]

Pelatihan BHD: Kolaborasi FK UMS dan IKADO FK UMS – Pelatihan Bantuan Hidup Dasar untuk Satpam dan Non-Medis

Surakarta – Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (FK UMS) melalui Program Studi Profesi Pendidikan Dokter menggelar pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) atau Basic Life Support (BLS) bagi tenaga non-medis di lingkungan UMS. Kegiatan yang berlangsung pada Minggu, 19 Juli 2026, di halaman FK UMS Kampus 4 ini menyasar seluruh satuan pengamanan (satpam) dari UMS dan […]

FK UMS Terima Studi Banding FK Unjani, Bahas Akreditasi Internasional hingga OBE

Surakarta – Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (FK UMS) menerima kunjungan studi banding dari Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Achmad Yani (FK Unjani), Rabu (22/7/2026). Kunjungan yang diikuti 29 peserta dari Program Studi Kedokteran Tahap Sarjana FK Unjani ini menjadi ajang berbagi praktik baik dalam pengembangan mutu pendidikan kedokteran. Rombongan dipimpin langsung oleh Dekan FK Unjani, […]