Kedokteran

Mahasiswa FK UMS Raih Juara 2 Poster Publik di Mulawarman Medical Competition 2025

Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (FK UMS) kembali mencatat prestasi membanggakan di tingkat nasional. Tiga mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter berhasil meraih Juara 2 kategori Poster Publik dalam ajang Mulawarman Medical Competition (MMC) 2025 yang diselenggarakan pada 14–15 November 2025.

ditulis pada
17 November 2025

SURAKARTA – Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (FK UMS) kembali mencatat prestasi membanggakan di tingkat nasional. Tiga mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter berhasil meraih Juara 2 kategori Poster Publik dalam ajang Mulawarman Medical Competition (MMC) 2025 yang diselenggarakan pada 14–15 November 2025.

Mahasiswa delegasi FK UMS yang meraih prestasi tersebut adalah:

  • Elza Prameswari (J500220172)
  • Mazaya Bilqiis Dewynand Sutedjo (J500220171)
  • Fandy Akbar Brilliantama (J500220054)

Tim tersebut mengusung poster berjudul “PAHAMI Leptospirosis, Ayo Atasi BERSAMA”, sebuah karya edukatif yang berfokus pada peningkatan kesadaran masyarakat terkait pencegahan dan penanganan penyakit leptospirosis. Poster ini mendapatkan apresiasi dari juri berkat visual informatif, pesan kesehatan yang mudah dipahami, serta pendekatan komunikatif yang menekankan peran kolaboratif seluruh lapisan masyarakat.

 

Wakil Dekan III FK UMS, dr. Sulistyani, Sp.N, menyampaikan apresiasi atas prestasi tersebut.

“Ini adalah pencapaian luar biasa yang menunjukkan kreativitas dan kepedulian mahasiswa FK UMS dalam isu kesehatan masyarakat. Kami bangga atas dedikasi para mahasiswa yang mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional,” ujarnya.

Salah satu anggota tim, Elza Prameswari, menuturkan bahwa proses penyusunan poster dilakukan dengan riset dan diskusi intensif untuk menghasilkan karya yang informatif dan relevan bagi masyarakat.

“Kami ingin poster ini tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mudah dipahami dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. Senang rasanya kerja keras kami diapresiasi,” ungkap Fandy.

Tim juga menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari fakultas dan program studi selama proses persiapan kompetisi, mulai dari pembimbingan, fasilitas, hingga penguatan mental sebelum presentasi.

Prestasi ini diharapkan mampu memotivasi mahasiswa FK UMS lainnya untuk terus berkarya, berinovasi, dan aktif berpartisipasi dalam kompetisi ilmiah. FK UMS juga berkomitmen untuk terus menyediakan ruang dan dukungan bagi mahasiswa dalam mengembangkan potensi akademik maupun non-akademik.

Artikel Terkait

Gagas Biomarker Osteoporosis, Mahasiswa FK UMS Raih Juara Lomba Esai Ilmiah Nasional

Surakarta – Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (FK UMS) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Tim yang beranggotakan Zahirah Mentari Supriyono dan Rahma Cloudita Puspita Dewi berhasil meraih Juara II pada Lomba Esai Ilmiah MAJESTYNAS. Kompetisi yang diselenggarakan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Jakarta. Dalam kompetisi tersebut, keduanya mengangkat karya ilmiah berjudul “Proposed Mechanism: Potensi […]

FGD FK UMS dan Syukuran Akreditasi Internasional FK UMS

Surakarta – Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (FK UMS) menggelar acara Focus Group Discussion (FGD) dan tasyakuran pada Jumat (26/6/2026) di lingkungan kampus UMS. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk syukur atas dua pencapaian monumental yang baru saja diraih oleh institusi. Prestasi pertama adalah keberhasilan FK UMS meraih akreditasi internasional dari Indonesian Accreditation Agency for Higher […]

Perkuat Literature Review, FK UMS dan FK UMMat Manfaatkan Rayyan AI

Surakarta – Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (FK UMS) bersama Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Mataram (FK UMMat) menyelenggarakan pelatihan Praktik Rayyan AI untuk Literature Review secara daring, Jumat (26/6/2026). Kegiatan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi dosen dalam memanfaatkan akal imitasi (AI) untuk mendukung penyusunan kajian pustaka yang lebih efektif, sistematis, dan berbasis bukti. Pelatihan […]