Kedokteran

Rapat Komkordik FK UMS Fokus Tingkatkan Mutu Kualitas Pendidikan Klinis

ditulis pada
23 April 2026

Surakarta – Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (FK UMS) menggelar Rapat Koordinasi dan Supervisi Komite Koordinasi Pendidikan (Komkordik) bersama RSUD dr. Moewardi Jawa Tengah dan RS Jiwa Daerah dr. Arif Zainudin Surakarta, Rabu (22/4/2026). Kegiatan yang dilaksanakan secara daring ini menjadi langkah strategis dalam memastikan mutu pendidikan profesi dokter tetap terjaga dan selaras dengan standar internasional.

Rapat yang berlangsung pukul 08.30 hingga 10.00 WIB ini membahas sejumlah aspek penting dalam penyelenggaraan pendidikan klinis di rumah sakit pendidikan. Di antaranya implementasi delapan kriteria kualitas IAAHEH, evaluasi penilaian dokter muda, serta pemberian umpan balik untuk peningkatan kompetensi klinis mahasiswa profesi.

Ketua Program Studi Profesi Dokter FK UMS, dr. Iin Novita Nurhidayati Mahmuda, M.Sc., Sp.PD, Subsp.PTI(K), FINASIM., menjelaskan penerapan standar kualitas tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga mutu pendidikan klinis.

“Implementasi kriteria IAAHEH ini mencakup aspek mahasiswa agar kompetensi klinisnya tercapai, serta aspek sumber daya yang tak hanya berfokus pada pendidikan, melainkan juga penelitian dan pengabdian masyarakat,” ujar Iin saat ditemui Kamis (23/4/2026).

Rapat Komkordik bersama RSUD dr. Moewardi dan RS Jiwa Daerah yang terlaksana secara daring. Dok. Fakultas Kedokteran UMS

Menurutnya, rumah sakit pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk kompetensi dokter muda. Tidak hanya sebagai tempat praktik, tetapi juga sebagai lingkungan belajar yang menuntut integrasi antara teori dan praktik secara langsung di lapangan.

Selain itu, evaluasi terhadap sistem penilaian dokter muda juga menjadi perhatian dalam rapat tersebut. FK UMS bersama rumah sakit pendidikan berupaya memastikan bahwa proses evaluasi berjalan objektif dan mampu menggambarkan capaian kompetensi mahasiswa secara menyeluruh.

Iin menambahkan, koordinasi yang berkelanjutan diperlukan untuk meningkatkan kualitas kerja sama antara institusi pendidikan dan rumah sakit.

“Ke depan diharapkan terwujud kerja sama yang lebih efektif, terarah, dan menghasilkan outcome yang berkualitas bagi kedua belah pihak sesuai dengan MoU yang telah disepakati,” katanya. Sinergi dengan rumah sakit pendidikan diharapkan mampu mencetak lulusan yang kompeten, profesional, serta siap menghadapi tantangan di dunia kesehatan. (GE)

Artikel Terkait

Pelatihan BHD: Kolaborasi FK UMS dan IKADO FK UMS – Pelatihan Bantuan Hidup Dasar untuk Satpam dan Non-Medis

Surakarta – Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (FK UMS) melalui Program Studi Profesi Pendidikan Dokter menggelar pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) atau Basic Life Support (BLS) bagi tenaga non-medis di lingkungan UMS. Kegiatan yang berlangsung pada Minggu, 19 Juli 2026, di halaman FK UMS Kampus 4 ini menyasar seluruh satuan pengamanan (satpam) dari UMS dan […]

FK UMS Terima Studi Banding FK Unjani, Bahas Akreditasi Internasional hingga OBE

Surakarta – Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (FK UMS) menerima kunjungan studi banding dari Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Achmad Yani (FK Unjani), Rabu (22/7/2026). Kunjungan yang diikuti 29 peserta dari Program Studi Kedokteran Tahap Sarjana FK Unjani ini menjadi ajang berbagi praktik baik dalam pengembangan mutu pendidikan kedokteran. Rombongan dipimpin langsung oleh Dekan FK Unjani, […]

FK UMS Kukuhkan 79 Dokter Baru, Siap Mengabdi untuk Kesehatan Masyarakat

Surakarta – Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali melantik dan mengambil sumpah dokter baru Angkatan LIX Tahun 2026 dalam prosesi yang berlangsung di Ballroom Hotel Alana, Colomadu, Karanganyar, Selasa (21/7/2026). Momentum tersebut menjadi penanda lahirnya dokter-dokter baru yang diharapkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian, dan semangat pengabdian kepada […]